Thursday, December 7, 2017

Belajar Gambar dan Arti Rambu-rambu Lalu Lintas


Melihat begitu pentingnya mengetahui arti Rambu-rambu lalu lintas, Computational Lab membuat aplikasi yang diberi nama Rambu Lalu Lintas. Aplikasi ini dapat di download gratis, dan berisi kurang lebih 203 rambu yang umum ditemui di jalan raya. Dan rambu-rambu tersebut terdiri dari rambu petunjuk, peringatan dan larangan beserta artinya.

Dalam pembuatannya, Computational Lab mengambil referensi dari berbagai sumber, terutama gambar rambu-rambu lalu lintas berdasarkan keputusan menteri perhubungan nomor: KM 61 Tahun 1993, Tanggal 9 September 1993 tentang Rambu Lalu Lintas di Jalan Raya oleh PT. Baktiya Utama Indonesia. Gambar sengaja dibuat ulang, untuk menghindari plagiasi. Namun Computational Lab membuat ulang sebagaimana rupa, dan tanpa berusaha mengurangi arti dari rambu-rambu yang bersangkutan.

Aplikasi Rambu Lalu Lintas cocok digunakan bagi pengendara yang sedang belajar berkendara kendaraan bermotor, terutama bagi pengendara yang sedang mengikuti ujian Surat Izin Mengemudi (SIM). Dengan mengetahui arti dari gambar rambu-rambu lalu lintas, pengendara akan dapat lebih berhati-hati, dan tidak membahayakan diri sendiri dan pengendara yang lain.
logo

Friday, August 11, 2017

Simulator Caliper dengan HTML5

Salah satu perkembangan teknologi web, adalah Canvas HTML5. Dengan Canvas ini dimungkinkan dalam satu halaman web site suatu object gambar yang interaktif, sehingga object game, iklan, atau form interaktif yang dulu menggunakan Adobe flash, dapat digantikan dengan Canvas ini dan diklaim oleh beberapa web browser lebih aman.


Computational Lab. mencoba membuat aplikasi Caliper Simulator dengan mengunakan media tersebut. Berdasarkan percobaan, ternyata membuat semacam game dengan Canvas HTML5 tidak terlalu sulit dan cukup ringan. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Javascript. Simulator ini dapat berjalan baik dibeberapa web browser, dan  dapat digunakan sebagai media untuk berlatih melakukan pengukuran dengan Vernier Caliper.

Aplikasi Caliper Simulator yang berbasis HTML5 dapat dicoba disini.
logo

Thursday, August 10, 2017

Praktikum Pengukuran menggunakan Micrometer Scrub

Simulasi percobaan micrometer skrup ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan penggunaan micrometer sekrub secara virtual kepada siswa. Sehingga siswa mampu memahami cara pengambillan data dan menghitung hasil pengukurannya. Dimana secara sederhana percobaan ini dilakukan untuk mengetahui ketebalan suatu benda dengan memperhatikan skala utama dan skala noniusnya. Selanjutnya dilakukan kalkulasi dari skala nonius dan skala utama.



Tujuan
Menghitung ketebalan, diameter dan panjang benda.
Alat dan Bahan
Smartphone yang telah terinstall Aplikasi Mikrometer yang dapat diunduh di googleplay dengan id:
com.priantos.micrometersimulator
Tinjauan Pustaka
Micrometer merupakan alat ukur yang digunaka untuk mengukur besaran panjang, contohnya adalah ketebalan, panjang dan diameter. Dalam pemakaiannya micrometer skrup memiliki tingkat presisi yang tinggi, yakni dengan memiiki tingkat ketelitian sebesar  0,01 mm. Dalam melakukan pengukuran menggunakan micrometer yakni dengan memperhatikan skala utama dan skala nonius. Skala utama pada micrometer terdiri dari skla 1, 2, 3, 4, 5 mm dan seterusnya serta nilai tengah dari skala utama yakni 1,5, 2,5, 3,5, 4,5, 5,5 dan seterusnya . Sedangkan pada skala nonius terdiri dari skala 1/100 mm atau 0,01 mm.



Figure 1. Mikrometer Sekrup
Bagian-bagian dari micrometer skrub terdiri dari:
  1. Frame atau bingkai
Frame tersebut memiliki bentuk yang menyerupai huruf C yang terbuat dari bahan logam yang tahan panas dengan desain yang agak tebal dan kuat dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya peregangan yang dapat mengganggu proses pengukuran. Frame juga dilapisi oleh plastik yang berfungsi sebagai peredam panas
  1. Anvil atau poros tetap
Poros tetap berfungsi sebagai penahan pada saat benda akan diukur, dimana benda tersebut diletakkan diantara poros tetap dan poros gerak.
  1. Spindle atau poros gerak
Poros gerak merupakan silinder yang bergerak yang menuju anvil, dimana fungsi dari spindle (poros gerak) sebagai pengukur benda uji.
  1. Pengunci atau lock
Pengunci berfungsi sebagai penahan spindle (poros gerak) agar tidak bergerak saat proses pengukuran.
  1. Sleve
Sleve merupakan tempat terletaknya skala utama yang memiliki satuan millimeter.
  1. Thimble
Thimble merupakan tempat terletaknya skala nonius
  1. Ratchet knob
Ratchet knop berfungsi sebagai pemutar slide atau poros bergerak saat ujung spindle telah dekat dengan benda yang akan diukur.

Langkah-langkah percobaan
  1. Buka Aplikasi mikrometer yang sudah terinstall.
  2. Saat melakukan pengukuran putar skrup sehingga poros geraknya terbuka.
  3. Selanjutnya objek diletakkan diantara poros tetap dan poros gerak.
  4. Kemudian perhaikan skala utama dan skala nonius pada saat pengukuran.
  5. Catat hasil yang sudah didapatkan.

Pustaka
Anonymous. http://www.kopi-ireng.com/. Diakses pada tanggal 30 Maret 2016
logo

Postingan Populer